Welcome

Sarang Nicuap dibuka untuk umum. Apapun yang anda lakukan di sini tidak akan dipungut biaya apapun. Kecuali akses internet pastinya! Enjoy Reading!! :)

Sabtu

Nuguseo?

Daily alarmku yang tersetting jam 2 sudah berbunyi beberapa saat lalu. Dan karena alarm HP ini begitu mudahnya dimatikan, tinggal slide ke atas saja, aku pun mematikannya tanpa repot-repot membuka mataku.
Kemudian aku melanjutkan tidurku, bermimpi.... Untuk kemudian beberapa saat HPku bergetar lagi. Kupikir alarm, lalu kulihat ada deretan nomor tak dikenal menelponku.
Siapa ini menelpon tengah malam?
Apa ada sesuatu yang penting?
Aku penasaran tapi masih mengantuk.
Kemudian aku angkat telpon tanpa nama itu.
Diseberang sana kudengar seseorang dengan begitu bersemangatnya membangunkanku sahur "Sahuuuurrr".
Aku mencoba mengembalikan rohku yang masih di dunia mimpi.
Siapa ini bangunin aku sahur saat aku lagi gak puasa?
Entahlah apa percakapanku selanjutnya, yang kuingat dia tahu nama belakangku, dia tahu lokasi rumahku-rumah orangtuaku tepatnya, bahkan mengaku sudah pernah ke rumahku. Hanya saja dia-entah dia bertanya atau memastikan-bilang apakah aku masih kerja di PLN.
PLN? Sejak kapan aku bekerja di PLN? Sepertinya bohongpun aku tak pernah bilang bekerja di PLN pada siapapun. Jadi tentu saja aku mengelak waktu ditanha masih kerja, aku bilang aku sekarang sekolah atau kuliah lagi dan sedang di Jogja. Sepertinya dia cukup terkejut mengetahui fakta ini.
Kemudian yg kuingat aku sempat bertanya dia siapa. Awalnya dia tidak mau menjawab, tapi akhirnya dia memberi tahuku namanya, "Muhammad blablabla" entahlah namanya tak begitu jelas kudengar. Aku sampai memintanya mengulang berkali-kali tapi tetap tak jelas di otak dan ingatanku.
Dia rupanya merasa kecewa aku tak mengingatnya. Karena bahkan suaranya pun terasa asing di telingaku.
Tapi sikapnya yang mudah tersinggung seperti mengingatkanku pada seseorang entah siapa.
Kemudian dia menyuruhku membuka webku? Web?
Apa ini ada kaitannya dengan curhat-curhatanku?
Aigooo..it's so creepy.
Di akhir pembicaraan dia seperti mengultimatumku untuk mengingatnya dan mengatakan aku tahu nomor telkomselnya yang kemudian dia sebutkan, tapi aku lupa nomor yang dia sebutkan.
It's a little creepy for me, got a phone call in the middle night from someone I have no idea who he is but he knows me.
Anyway pikiran positifku mengatakan "Maybe he is one of my fans" hahaha
Sedang pikiran negatifku mengatakan "Maybe he is one of the swindler."
Sorry to say that man, but I really don't know you. I have no idea about you. And the most important thing is, hey man I just wake up now because your phone call!!!
You ruin my dream that I barely remember he is start to appear in my dream. Argh.....
So please whoever you are, don't hide like a coward and make me confused.
*Lanjut tidur*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda. :)