Welcome

Sarang Nicuap dibuka untuk umum. Apapun yang anda lakukan di sini tidak akan dipungut biaya apapun. Kecuali akses internet pastinya! Enjoy Reading!! :)

Jumat

Mama, what should I do?

 

Mama, what should I do?
Your little girl is never going to get married.
She is broken. Her heart is broken.

Mama, what should I do?
Your little girl is going to live alone for the rest of her life.
She is hurt. Her heart is hurt.

Mama, what should I do?
Your little girl is going to hate men. Every men.
She is dying. Her heart is dying.

- NQA -

Test of Three

Source from here

 Pada zaman Yunani kuno, saat Socrates masih hidup, ada gossip bahwa muridnya, Plato, berselingkuh dengan istrinya. Konon, gossip dan rumor ini tidak mendapatkan kejelasan sampai saat ini.

Suatu hari, ada seorang kenalan mendatangi Socrates dengan penuh semangat  dan berkata: "Socrates, tahukah engkau apa yang aku dengar tentang salah seorang muridmu?"
"Tunggu sebentar" sela Socrates. "Sebelum kau menceritakanku, aku punya ujian yang harus kau lewati.  Aku menyebutnya 'The Test of Three'".
"Test of three?" tanya temannya.

Senin

Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu Pertemuan Kedelapan



Senin 31 Oktober 2016 adalah kali kedelapan saya dan kawan-kawan PM-B kuliah filsafat ilmu bertempat di ruang 1.13 Gedung Baru Pascasarjana pukul 15.30 - 17.10 WIB yang dihadiri oleh 22 mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Matematika kelas B dengan dosen pengampu Prof. Dr. Marsigit, MA. Berbeda dengan pertemuan-pertemuan sebelumnya, pada pertemuan kali ini beliau menyampaikan materi tentang sejarah filsafat dari awal sampai akhir zaman dengan metode ekpositori, beliau menulis di papan tulis kemudian menjelaskan maksud dari tulisan tersebut. Berikut penjelasan singkat tentang sejarah filsafat dari awal sampai akhir zaman.

Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu Pertemuan Ketujuh

Senin 24 Oktober 2016 adalah kali ketujuh saya dan kawan-kawan PM-B kuliah filsafat ilmu. Seperti biasa Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta mahasiswa untuk mengatur bangku duduk melingkari Bapak Marsigit. Kemudian kami menjalani tes jawab singkat keenam dengan tema Kenapa Filsafat sebanyak 50 soal.
Setelah menginput nilai, kemudian perkuliahan dilanjutkan dengan sesi menjawab pertanyaan yang sudah dikumpulkan.
Pertanyaan pertama dari Saudara Sumbaji: Bagaimana cara membangun diri yang benar?

Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu Pertemuan Keenam


Senin 17 Oktober 2016 adalah kali keenam saya dan kawan-kawan PM-B kuliah filsafat ilmu. Seperti biasa Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta mahasiswa untuk mengatur bangku duduk melingkari Bapak Marsigit. Kemudian kami menjalani tes jawab singkat kelima dengan tema Menembus Ruang dan Waktu 2 sebanyak 30 soal. Kali ini bukan lagi Nolisasi. Tetapi nilai saya tetep aja nilai jari. Hehehe.
Setelah menginput nilai, kemudian perkuliahan dilanjutkan dengan sesi menjawab pertanyaan yang sudah dikumpulkan.

Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu Pertemuan Kelima



Senin 10 Oktober 2016 adalah kali kelima saya dan kawan-kawan PM-B kuliah filsafat ilmu. Seperti biasa Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta siswa untuk mengatur bangku duduk melingkari Bapak Marsigit. Kemudian kami menjalani tes jawab singkat keempat dengan tema Menembus Ruang dan Waktu sebanyak 50 soal. Lagi-lagi ini Nolisasi. Tetapi alhamdulillah saya tidak dapet nol karena kebetulan aja saya tulis jawaban yang bener. Hehehe.
Karena banyak yang dapet nilai nol lagi Pak Marsigit pun menjelaskan kepada kami tujuannya mengadakan Nolisasi lagi.
“Apa sih nilai 0 itu? Apa sih nilai jelek? Nilai jelek itu suka-suka, terserah saya, terserah guru, terserah pemerintah. Mau dikasi nilai terserah saja suka-suka. Itulah hebatnya subyek. Obyek itu tempatnya tertuduh. Ingin aku peragakan di sini bagaimana semena-menanya subyek bisa menuduh obyek.” Jadi terkuak sudah filosofi dari nolisasi hari ini adalah bentuk peragaan subyek yang menuduh obyek secara semena-mena, dimana Pak Marsigit sebagai dosen adalah Subyek dan kami mahasiswa adalah obyeknya.

Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu Pertemuan Keempat


Senin 3 Oktober 2016 adalah kali keempat saya dan kawan-kawan PM-B kuliah filsafat ilmu. Selesai menginput absen di komputer, Pak Marsigit menagih data pertanyaan-pertanyaan yang telah kami kumpulkan di ketua kelas kami, namun ketua kelas kami tidak membawanya. Kemudian Pak Marsigit menanyakan tema tes jawab singkat pertama dan kedua. Tes jawab singkat pertama tentang Hakikat Filsafat dan tes kedua tentang Ada dan Mungkin ada. 

Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu Pertemuan Ketiga



Senin 26 September 2016 adalah kali ketiga saya dan kawan-kawan PM-B kuliah filsafat ilmu. Seperti biasa Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta siswa untuk mengatur bangku duduk melingkari Bapak Marsigit. Kemudian kami menjalani tes jawab singkat kedua dengan tema Ada dan Mungkin Ada sebanyak 32 soal. Dan tebak saya dapat nilai berapa kali ini? NOL! Yak NOL. Dan bukan hanya saya, tapi SELURUH MAHASISWA PM-B dapet NOL di tes kedua ini. Kata Pak Marsigit ini adalah NOLISASI untuk kami dengan tujuan untuk meluruhkan kesombongan kami. Hiks. Setelah pemeriksaan dan penginputan nilai, perkuliahan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.